Selasa, 11 Desember 2018

Contoh LPM dan Sinposi Penyuluhan


Lembar Persiapan Menyuluh (LPM)

1.
Nama
:
Muhamad Sandi Nurholis
2.
Waktu Pertemuan
:
45 Menit
3.
Topik/ Judul
:
Teknik Pemupukan Berimbang
4.
T I K
:
Setelah mengikuti pembelajaran ini diharapkan petani mampu memahami dan melaksanakan pemupukan berimbang dan mampu menghitung kebutuhan pupuk sesuai dengan kebutuhan tanaman padi.
5.
Hari/ Tanggal
:
Senin/ 09 April 2018
6.
Metode
:
Ceramah dan Diskusi
7.
Alat dan Bahan



a.
Alat
:
Pena dan buku catatan

b.
Bahan
:
Sinopsis
8.
Langkah Kerja
:


No
Waktu
Uraian Materi
Petunjuk
1
10 Menit
Pendahuluan
a.       Climat Setting


b.      Tujuan

§  Pembukaan
§  Perkenalan

§  Menjelaskan maksud dan tujuan pembelajaran
2
25 Menit
Pelaksanaan
a.       Menyampaikan Hasil Pengkajian

b.      Penjelasan Materi



c.       Diskusi

§  Menerangkan kondisi lahan menurut hasil pengkajian dengan menggunakan perangkat uji tanah sawah (PUTS)

§  Menjelaskan jenis  pupuk
§  Menjelaskan langkah-langkah pemupukan dan menghitung kebutuhan pupuk atau dosisnya.


§  Diskusi dan tanya jawab
3
10 Menit
Pengakhiran
a.       Kesimpulan


b.      Penugasan

§  Menyimpulkan manfaat dari pemupukan berimbang


§  Bisa menghitung kebutuhan pupuk pada lahan masing-masing petani


Marok Kecil, 08 April 2018
Mahasiswa Pendamping


Muhamad Sandi Nurholis
NIRM 04.1.16.0801




SINOPSIS
TEKNIK PEMUPUKAN BERIMBANG

Pupuk merupakan makanan tambahan tanaman yang dibutuhkan oleh tanaman.  Tanaman sangat membutuhkan nutrisi tambahan untuk melakukan pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Kegiatan penambahan pupuk atau pemupukan dilakukan dengan memperhatikan ketersediaan hara dalam tanah dan memperhatikan 5T. Kegiatan pemupukan yang selama ini dilakukan oleh petani, masih dilakukan dengan cara konvensional. Hal tersebut terjadi karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan serta pengalaman masyarakat desa Marok Kecil dalam berusaha tani, yang notabene merupakan transformasi dari nelayan menjadi petani. Sehingga teknik pemupukan berimbang perlu disosialisasikan melalui kegiatan penyuluhan.
Pemupukan berimbang merupakan pemberian berbagain unsur hara dalam bentuk pupuk untuk memenuhi kekurangan hara yang dibutuhkan tanaman berdasarkan tingkat hasil yang ingi dicapai dan hara yang tersedia dalam tanah. Pemupukan Tanaman padi dan tanaman lainya ada 5 T, yaitu: 1) Tepat Jenis, Pupuk yang digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi yaitu pupuk Urea, KCl, SP-36 (TSP) dan NPK; 2) Tepat Jumlah, Pemberian pupuk harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Jika diberikan berlebihan akan mengakibatkan tanaman padi mudah terserang hama dan penyakit dan petani akan rugi karena harus mengeluarkan uang lebih banyak; 3) Tepat Waktu, waktu pemupukan padi dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pemupukan ke-1 yaitu umur 1 – 2 minggu setelah tanam (7 – 14 hari setelah tanam), dan pemupukan ke-2 yaitu 6 – 7 minggu setelah tanam (42 – 50 hari setelah tanam); 4) Tepat Cara,  ada dua cara pemberian pupuk pada tanaman padi, yaitu: di tabur atau dilarik             pada padi sistem jarwo 2:1 dan disebar merata; 5) Tepat Sasaran, yaitu pemberian pupuk urea, kcl, tsp dan npk harus diberikan dekat akar tanaman padi. agar cepat diserap sehingga tanaman lebih hijau dan mendapatkan hasil tinggi.
Dengan diberikan atau disampaikanya materi tentang teknik pemupukan berimbang maka diharapakan petani bisa melakukan pemupukan dengan mandiri. Dan dalam menjalankan usahataninya bisa berjalan dengan baik dan dapat melakukan secara bijak. Sehingga petani desa Marok Kecil bisa meningkat pengetahuan, sikap dan keterampilanya.
Daftar pustaka :        
[BPTP]. 2009. Budidaya Tanaman Padi. NAD: Balai Pengkajian Teknologi Tanaman.
STPP Malang. 2018. Kumpulan Modul Praktek Kerja Lapang (PKL) dalam Bentuk Pendampiangan dan Pengawalan UPSUS Swasembada Pangan. Malang: STPP Malang.
Marok Kecil, 08 April 2018
Mahasiswa Pendamping


Muhamad Sandi Nurholis
NIRM 04.1.16.0801

Tidak ada komentar:

Posting Komentar